Ramadhan adalah bulan yang paling mulia di sisi Allah yang berlimpah berkah, rahmah, dan maghfirah, sebagaimana khutbah Rasulullah berikut:
“Sesungguhnya telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat, dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a mu di ijabah.”
Teramat banyak kemuliaan dan keutamaan Ramadhan, kebaikan pahalanya dilipatganddakan, oleh karena itu jangan membiarkan waktu yang berlalu tersia-sia tanpa aktifitas yang berarti. Optimalkan amal sehingga keutamaan yang berlangsung hanya setahun sekali ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Amaliyah-amaliyah Ramadhan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW adalah sebagai berikut:
1. Shiyam (puasa)
Amaliyah terpenting selama bulan Ramadhan adalah puasa.
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” (QS Al Baqarah 2:183)
Dalam berpuasa, harus diperhatikan adab-adab puasa sesuai dengan tuntunan Rasulullah sehingga puasanya benar dan mengantarkannya menjadi hamba yang bertaqwa.
2. Berinteraksi dengan Al Qur’an
Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an.
“Bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (QS Al Baqarah 2:185)
Kegiatan berinteraksi dengan Al Qur’an ini meliputi kegiatan tilawah (membaca), tadabbur (memahami), hifzh (menghafal), tanfidzh (mengamalkan), ta’lim (mengajarkan) dan tahkim (menjadikannya sebagai pedoman).
Sebagaimana sabda Rasulullah: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya.”
3. Qiyam Ramadhan (Sholat Tarawih)
“Barang siapa yang melakukan qiyam Romadon dengan penuh iman dan perhitungan, maka diampuni dosanya yang telah lalu” (Muttafaqun ‘aliahi)
4. Shodaqoh, Infak dan Zakat
Rasulullah saw. adalah orang yang paling pemurah dan dibulan Ramadhan beliau lebih pemurah lagi. Kebaikan Rasulullah saw. di bulan Ramadhan melebihi angin yang berhembus karena begitu cepat dan banyaknya. Dalam sebuah hadits disebutkan :
“Sebaik-baiknya sedekah yaitu sedekah di bulan Ramadhan’ (HR Al-Baihaqi, Alkhotib dan At-Turmudzi)
5. Ith’am ath tho’am (memberikan makanan untuk berbuka)
“Barangsiapa yang memberi ifthar kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Turmudzi dan an Nasa’i)
note
this is an open-article, not finished yet ![]()
